Pengertian IP (Internet Protocol)

Protokol IP merupakan inti dari protokol TCP/IP seuruh data yang berasal dari protokol pada layer diatas IP harus dilewatkan, diolah oleh protokol IP, dan dipancarkan sebagai paket IP agar sampai ke tujuan. Dalam melakukan pengiriman data, IP memiliki layanan yang dikenal sebagai connectionless, unreliable, datagram delivery service. Versi IP yang paling umum digunakan adalah versi 4 yang terdiri dari 4 oktet IP address. IPv4 suatu saat akan digantikan dengan versi 6.


Unreliable / ketidakandalan berarti bahwa protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti sampai ke tempat tujuan. Protokol IP hanya berjanji ia akan melakukan usaha sebaik-baiknya (best effort delivery service), agar paket data yang dikirim sampai ke tujuan.

Jika diperjalanan paket data tersebut terjadi masalah (kabel putus, router macet, atau host tujuan down. Protokol IP akan memberitahukan ke pengirim paket melalui protokol ICMP (Internet Control Message Protocol), bahwa terjadi masalah dalam pengiriman paket IP ke tujuan. Jika diinginkan keandalan yang lebih baik, keandalan itu harus disediakan oleh protokol yang berada di atas layer IP ini, yaitu TCP dan aplikasi pengguna.

Sedangkan kata connectionless berarti dalam pengiriman paket data dari tempat asal ke tujuan, pihak pengirim dan penerima paket IP sama sekali tidak mengadakan perjanjian (handshake) terlebih dahulu. Datagram delivery service berarti setiap paket data yang dikirim adalah independen terhadap paket data yang lain. Akibatnya, jalur yang ditempuh oleh masing-masing paket data IP ke tujuannya bisa jadi berbeda satu dengan yang lainnya. Karena jalur yang ditempuh berbeda, kedatangan paket pun bisa jadi tidak berurutan. Metode seperti ini dilakukan untuk menjamin tetap sampainya paket IP ini ke tujuan, walaupun salah satu jalur ke tujuan itu mengalami masalah.


Gambar : Format Datagram IP


Setiap paket IP membawa data yang terdiri atas :
  1. Version, berisi versi dari protokol IP yang dipakai saat ini versi yang dipakai adalah versi 4
  2. Header Length, berisi panjang dari header paket IP ini dalam hitungan 32 bit word.
  3. Type of Service, berisi kualitas service yang dapat mempengaruhi cara penanganan paket IP ini.
  4. Total Length of Datagram, panjang IP datagram total dalam ukuran Byte.
  5. Total Length of Datagram, pangjang IP datagram torla dalam ukuran byte.
  6. Identification, flags, dan fragment Offset, berisi beberapa data yang berhubungan dengan fragmentasi paket, paket yang dilewatkan melalui berbagai jenis jalur akan di pecah-pecah menjadi paket yang lebih kecil (Fragmentasi) sesuai  besar data maksimal yang bisa ditransmisikan melalui jalur tersebut.
  7. Time to Live, berisi jumlah router / hop maksimal yang boleh dilewati paket IP, setiap kali paket IP melawati satu router, isi dari field ini dikurangi satu, jika TTL telah habis dan paket tetap belum sampai ke tujuan. Paket ini akan dihapus dan router terakhir akan mengirimkan paket ICMP time excedeed. Hal ini dilakukan untuk mencegah Paket IP Terus menerus didalam network.
  8. Protocol, mengandung angka yang mengidentifikasikan protokol layer atas pengguna isi data dari paket IP ini.
  9. Header Checksum, berisi nilai checksum yang dihitung dari seluruh field dari header paket IP. Sebelum dikirimkan, protokol IP terlebih dahulu menghitung checksum dari header paket IP tersebut untuk nantinya dihitung kembali di sisi penerima. Jika terjadi perbedaan maka paket ini dianggap rusak dan dihapus
  10. IP address pengirim dan penerima data, berisi alamat pengirim paket dan penerima paket
  11. Beberapa Byte option, diantaranya :
    • Strict Source Route, berisi daftar lengkap IP address dari router yang harus dilalui oleh paket ini dalam perjalanannya ke host tujuan. Selain itu paket balasan atas paket ini, yang mengalir dari host tujuan ke host pengirim, diharuskan melalui router yang sama.
    • Loose Souce Route, dengan mereset option ini. Paket yang dikirm diharuskan singgah di beberapa router seperti yang disebutkan terdapat router lain, paket masih diperbolehkan melalui router tersebut.
Referensi : TCP/IP Karya Onno W Purbo 

1 Response to "Pengertian IP (Internet Protocol)"

  1. berarti semua perangkat komputer punya unique IP masing2 yah? betul begitu kah?

    ReplyDelete